Lalu apa yang bisa aku lakukan setelah ini?
Lalu apa
yang bisa aku lakukan setelah ini?
Menangis
setiap malam membuat aku semakin lemah dan tak bisa berbuat apapun, bahkan
berharap keajaiban datangpun tidak bisa lagi. Keajaiban tidak akan datang, yang
ada hanya kenyataan yang terus terjadi tanpa henti.
4 tahun
sudah berlalu semenjak terakhir aku memiliki harapan, sampai detik ini aku
tidak tau lagi apa yang akan aku lakukan kedepannya. Semua sudah hancur, semua,
mimpiku, harapanku, keinginanku. Semua hancur tanpa sisa. Kekecewaan ini sangat
nyata, kekecewaan terhadap diri sendiri, terhadap dunia, dan terhadap orang
yang pernah aku berikan dunia ku.
Aku lelah
dengan semua ini. Aku tidak tau ini akan bertahan sampai kapan, yang jelas aku
sungguh lelah. Aku ingin bahagia, dengan semua sisa harap yang tersisa, aku
hanya ingin bahagia dan terlepas dari semua siksa ini.
Selama ini
yang aku lakukan hanya bertahan sekuat dan semampuku, melewati hari demi hari
dengan kenyataan bahwa mimpiku sudah hancur bersama semua harapan dan
kekecewaan. Dan detik ini aku tidak tahu harus berbuat apa. Aku menjauhi dunia,
aku tidak terima kenyataan, aku sudah terlalu lama berlarut-larut. Ternyata
semua sama saja. Aku rasa aku dendam, tapi aku tidak ingin mengakuinya sebagai
dendam. Aku hanya merusak sedikit demi sedikit kehidupanku dengan kesedihanku.
Harapanku
sudah hancur, berkali kali aku coba bangkit, tapi yang aku inginkan adalah
semua baik-baik saja kembali. Nyatanya tidak, dan aku masih tidak terima sampai
detik ini.
Yang ada
dibenakku adalah “mengapa semua terjadi?” “mengapa semua harus hancur?”
“mengapa dia tega menghancurkan semua harapanku?” “kalua saja aku tidak
melakukan ini…” “kalau saja aku bisa memperbaiki ini sebelum terlalu hancur…”
dll dengan semua perandai-andaian dan pertanyaan dikepala yang tidak pernah ada
habisnya. Semua hal yang tidak ada jawabannya.
Aku tidak
tau ini akan menjadi sama dan menjadi kembali baik atau tidak, kenyataannya
sebelumnya aku bisa melewati ini. Tapi entah mengapa ini masih terasa begitu
berat untukku. Aku masih tidak tahu harus berbuat apa. Cinta yang bertahan
sampai 4 tahun ini, aku tidak tau bagaimana aku bisa berdamai dengan ini semua.
Aku lelah,
aku sungguh lelah, aku ingin bahagia. Dan semua bayang-bayang ini sunggu
menyiksaku, dan merusak kehidupanku secara perlahan.
Lalu apa
yang harus aku lakukan?
Apa yang
bisa aku lakukan?
Sampai saat
ini aku masih tidak tahu berbuat apa untuk hidupku.
Namun
banyak pelajaran yang bisa aku ambil, tapi aku masih tidak tau bagaimana cara
ikhlas dan menerima secara mudah.
Aku masih
disini, terseok-seok dengan duka ku sendiri. Aku masih disini, mengobati semua
luka dan kecewa. Aku masih disini dan tidak pernah kemana-mana.
Setiap hari
aku selalu memikirkannya, apakah ini cinta? Tapi mengapa cinta harus
menyakitkan?
Lalu apa
yang harus aku lakukan? Aku tidak bisa terus berlari dan menghindari kenyataan
Aku lelah.
Semua kepercayaanku sudah tidak utuh. Aku bahkan benci kepada diriku sendiri.
Tapi semua
berulang, kesedihan dan fase ini berulang, 4 tahun lalu pun aku merasakan fase
ini. Dan semua hanya bisa terjawab dengan melangkah.
Aku hampir
lupa bagaimana cara untuk melangkah, aku lupa.
Lalu
setelah ini apa lagi?
Apa yang
harus aku lakukan setelah ini?
Sejujurnya
aku sedang tidak punya harapan selain keluar dari keadaan ini, faktanya untuk keluar
dari keadaan ini hanya cukup menerima dan ikhlas. Tapi ternyata sesulit ini.
Ada satu hari dimana aku bisa terima dan tersenyum, dihari lain aku rapuh dan
merasa tidak bisa melewati ini semua. Kembali bertanya-tanya tentang “mengapa?”
Sungguh
banyak hal yang sangat aku sesali, banyak hal yang membuat aku tersadar sebagai
manusia, dan itu setidaknya membuat aku lebih mengetahui diri aku dengan baik.
Aku tahu. Namun aku hanya takut tidak bisa mencintai seseorang lagi dengan
begitu hebat. Aku takut.
Lalu apa
yang bisa aku lakukan setelah ini?
Aku hanya
ingin bahagia, dan bahagia di pikiranku adalah dengan mencintai dan dicintai
orang yang tepat. Sedangkan aku disini masih terseok-seok melangkah.
Apakah ini
akan sama dengan 4 tahun lalu? Aku tidak tahu tapi pengalaman yang aku rasakan
lebih buruk, ini lebih berat. Aku tidak bisa mengontrol diri dengan baik. Entah
sampai kapan ini terjadi.
Kepercayaan
yang sudah hancur tidak tau bagaimana membangunnya kembali menjadi utuh, namun
dihati kecilku masih mengharapkan kau datang lagi menjemputku dengan penuh
keberanian.
Tapi aku
tidak tau apakah harapanku akan menjadi nyata atau tidak, aku tau Tuhan telah
merencanakan hal terbaik untukku. Aku bahkan selalu berdoa meminta yang terbaik
kepada-Nya. Tapi aku hanya manusia biasa yang kadang tidak bisa bersabar.
Banyak kelemahan dan rapuh.
Lalu apa
yang bisa aku lakukan setelah ini?
Satu-satunya
yang bisa aku pikirkan adalah untuk menjalani hidup seperti yang sudah ada.
Namun rasanya jika aku tidak merubah apapun akan tetap sama sampai kapanpun,
aku masih akan terus bersedih dipojok kamarku, aku masih akan terus
bertanya-tanya tentang semuanya. Dan satu pertanyaanku saat ini adalah, apakah
aku kuat? Selamanya menjalani hidup seperti tahun ini? Atau setidaknya apakah
aku kuat bertahan satu tahun lagi dengan semua ini? Dengan akhir tahun yang
sama? Aku rasa aku tidak sanggup menjalaninya walaupun harus sehari seminggu
bahkan setahun lagi dengan keadaan yang sama. Aku tidak akan sanggup menjalani
hidup yang sama dengan yang ada sekarang. Sungguh-sungguh tidak sanggup.
Lalu apa
yang bisa aku lakukan sekarang?
Rasanya aku
tidak sanggup menyusun mimpiku, rasanya aku terlalu takut untuk bermimpi lagi.
Aku terlalu takut.
Lalu apa
yang bisa aku lakukan setelah ini?
Aku tidak tahu,
aku hanya ingin merasakan dicintai lagi, dan aku kan melakukannya dengan benar.
Tapi apakah
aku bisa jatuh cinta lagi? Apakah perasaanku akan berubah? Sampai saat ini
mungkin aku hanya bisa bilang, aku ingin tapi aku belum bisa.
Aku tidak
sekuat dirimu, mungkin untukmu biasa saja, mungkin mudah bagimu, tapi tidak
untukku. Aku tersiksa setiap hari hanya untuk ikhlas.
Lalu apa
yang bisa aku lakukan setelah ini?
Aku tahu
semua akan terasa sama saja, tahun berganti, dan ya semua tetap terasa sama.
Tapi semua orang menjadikan momen ini untuk membuat harapan baru, membuat mimpi
baru, membuat langkah baru. Dan harusnya aku pun sama.
Yang pasti
aku tidak akan sanggup bertahan lebih lama lagi dengan keadaan ini, nangis
setiap malam, putus asa dan merasa rendah diri. Merasa bersalah dengan semua
yang sudah aku lakukan.
Lalu harus
bagaimana setelah ini?
Waktu tidak
akan pernah menunggu, apapun yang terjadi akan tetap terjadi, tapi aku tidak
akan sanggup menjalani ini lebih lama lagi.
Lalu apa
yang bisa aku lakukan setelah ini?
Mungkin aku
akan coba dengan memaafkan diri sendiri terlebih dahulu, terdengar menjadi hal
yang paling mudah dilakukan padahal ini adalah hal yang paling sulit dilakukan.
Tapi biar
bagaimanapun aku harus mencobanya.
Aku akan
mencoba memaafkan diriku dan semua kesalahanku, aku tersadar bahwa aku hanyalah
seorang manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan. Dengan ego yang
terpelihara selama 26 tahun ini, wajar menjadi manusia yang keliru. Mulai saat
ini aku harus memaafkan diriku sendiri. Tidak apa karena berbuat salah, kita
tidak sebaik itu untuk tidak berbuat salah. Maafkan diri sendiri.
Aku hanya
berharap aku bisa dicintai kembali oleh orang yang aku cintai juga.
Tapi saat
ini aku masih sangat mencintai seorang, dan aku tidak tau sampai mana.
Berusaha
ikhlas, berusaha sabar.
Lalu
apalagi yang bisa aku lakukan?
Apakah aku
bisa membuka hati kembali? Apakah aku bisa?
Aku tidak
tau.
Lalu apa
yang bisa aku lakukan?
Aku sudah
berusaha hidup sebaik mungkin, sampai saat ini.
Aku tidak
ingin kehilangan diriku lagi.
Aku sungguh
tidak ingin keadaan ini selamanya, aku ingin berubah.
Dunia,
tolong beri aku kesempatan lagi.
Lalu apa
lagi yang bisa aku lakukan?
Sampai saat
ini aku hanya bisa menulis, dendamku harusnya mereda.
Dia juga
berhak bahagia dengan siapapun, biarlah. Itu miliknya, dia juga berhak bahagia.
Walaupun bukan denganku lagi. Berat memang tapi bisa apa? Mungkin itu
kebahagiaannya, dan aku tidak bisa mengganggu, walaupun aku hancur tapi aku
tidak bisa berbuat apapun, jika itu pilihannya.
Aku juga
ingin bahagia, dunia tolong beri aku kesempatan lagi untuk bahagia.
Aku ingin
dicintai begitu hebat, maka aku akan mencintainya kembali dengan begitu baik.
Aku sudah
memohon setiap hari kepada tuhan, tapi sepertinya tuhan ingin aku menunggu
lebih lama. Sedangkan aku sudah tidak kuat dengan keadaan ini.
Dia sudah
bahagia dengan pilihannya. Dia sedang bahagia dengan pilihannya. Biarkan saja.
Dia berhak dengan itu. Tidak mengapa.
Lalu apa
yang bisa aku lakukan untuk kebahagiaanku?
Sampai saat
ini aku hanya bisa membuat diriku senang dengan membeli makanan yang aku suka,
mendengar music yang aku suka, hal-hal
kecil yang membuat aku setidaknya memiliki senyum di hari ini.
Aku
berusaha keras untuk ini. Apakah aku akan bahagia pada akhirnya? Aku berharap
begitu.
Lalu apa
yang bisa aku lakukan setelah ini?
Jangan
suruh aku untuk bertahan lebih lama lagi, karena aku sungguh tidak sanggup. Aku
benar-benar tidak sanggup lebih lama lagi.
Aku ingin
bahagia, dan aku masih berharap keajaiban itu datang. Aku berharap keajaiban
itu adalah kebahagiaanku yang utuh.
Pada
nyatanya aku masih punya harapan.
Barusan aku
membaca catatan yang aku buat 4 tahun
lalu, dengan semua keadaan dan kesedihan pada tahun itu. Rasanya sama.
Keadaannya hampir sama. Semua harus berakhir juga seperti 4 tahun lalu. Aku
ingin mempunyai harapan lagi di tahun ini. “entah bagaimana takdir membawaku”
seperti yang aku ucapkan di 4 tahun lalu, semoga tahun ini memiliki harapan
yang baru.
Terimakasih
untuk semuanya, 4 tahun perjalanan hati yang begitu berharga, aku menyayangimu
sampai detik ini, semoga kebahagiaan berpihak kepadaku yang masih terus belajar
arti kehidupan.
Terimakasih
diri sudah bertahan sejauh ini, terimakasih telah mengambil setiap kesempatan
untuk terus hidup dan menjalaninya walaupun pahit. Semua akan baik-baik saja
pada akhirnya.
22.55
Komentar
Posting Komentar