Menjelang Pagi

Menjelang pagi
Apa kabar? Puisi menyapaku sambil tersenyum
Kau baik-baik? Puisi bertanya lagi

Hening tiba-tiba menarikku kembali pada realitas.
Ribuan kata berebut ingin didefinisikan.
Satu yang paling bisa tergambarkan ; berantakan.
Sahutku pelan.

Puisi lalu menghampiriku
mengecup keningku
melapangkan bahu
lalu membiarkan aku bersandar
membisu
'tidak ada manusia yang rapi, semuanya berantakan' puisi bersuara lebih lantang.
Mereka mendatangiku dengan semua dukanya, begitu juga kau, katanya.



4 Nov 2018

Komentar